Fastener atau pengencang digunakan untuk menggabungkan beberapa parts atau komponen
menjadi suatu komponen assembling. Fastener dipergunakan karena komponen assembling tidak
mungkin dibuat utuh dari satu bagian, sehingga dibuat dari beberapa parts atau komponen untuk
mempermudah manufacturing, pemasangan, perawatan dan perbaikan. Salah satu fasteners yang
akan diuraikan selanjutnya adalah bolt/cap screw.

- Classification
Ukuran bolt ditentukan salah satunya oleh ukuran thread. Beberapa standarisasi ukuran
thread adalah Unified Screw Thread Standard dan Metric Standard.
a. Berdasakan standarisasi Unified Screw Thread Standard, thread diukur dengan
menghitung jumlah puncak ulir setiap inchi. Notasi yang digunakan untuk menyatakan
ukuran ulir unified adalah sebagai berikut:
½ – 20 – UNC – 3
½ : Diameter luar puncak ulir
20 : Jumlah puncak ulir per inchi
UN : Unified screw thread
C : Coarse (ulir kasar)
F : Fine (ulir halus)
3 : Panjang dalam satuan inchi
Thread dibedakan atas coarse thread (kasar) dan fine thread (halus) yang ditandai
dengan notasi UNC untuk coarse thread dan UNF untuk fine thread. Coarse thread
memiliki alur yang lebih dalam dan aplikasinya banyak digunakan. Fine thread memiliki
alur thread kecil aplikasinya pada permukaan tertentu, misal untuk pengikat parts yang
tipis.
b. Pada Standarisasi Metric, ukuran ulir ditentukan dengan ukuran jarak antara puncak ulir
terdekat. Notasi yang digunakan untuk menyatakan ukuran ulir metric adalah sebagai
berikut :
M 12 x 1.75 – 80 – 8.8
M : Ukuran ISO Metric threads
12 : Ukuran puncak thread dalam mm
1.75 : Jarak puncak thread dalam satuan mm
80 : Panjang baut
8.8 : Class kekuatan baut
