Tingkat (Grade) Kekuatan Bolt

infomekanik

Society of Automotive Engineers (SAE) menerbitkan standarisasi untuk
mengklasifikasikan unified (inch-series) bolt pada beberapa grade berdasar material,
treatment dan tensiIe strength (kekuatan tariknya). Klasifikasi grade ditunjukan dengan tanda

pada permukaan atas head bolt. Standarisasi klasifikasi grade bolt metric ditetapkan oleh
International Standardization of Organization (ISO). Klasifikasi berdasarkan atas kekuatan
tensile dan yield. Tanda angka pada permukaan atas bolt menandakan klasifikasi
kekuatannnya. Semua bolt dan capscrew berdiameter diatas 4-mm memiliki tanda angka
pada permukaan atas head bolt. Tabel berikut menunjukkan Tabel berikut menunjukan
spesifikasi dan tanda yang digunakan pada unified (inch-series) bolt dan bolt metric.

Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa sangat penting mengganti bolt dengan bolt
yang mempunyai kekuatan tarik (tensile strength) yang sama.

Bolt Tightening Method

Gambar disamping menunjukan bahwa
sebuah elastic cord akan memanjang
ketika mendapatkan gaya (ditarik)
sesuai tanda panah, dan akan kembali
keukuran semula ketika gaya tarik
dihilangkan. Bolt mempunyai sifat yang
sama, namun tidak secara kasat mata
terlihat, karena perubahan yang terjadi
sangat kecil.
Namun, terdapat batas maksimum gaya tarik yang diberikan pada bolt, untuk dapat
kembali keukuran semula. Grafik dibawah menunjukan hubungan antara lenghtening
force (load) dengan elongation of bolt.

Ketika bolt ditarik dengan gaya dibawah nilai A, maka bolt akan kembali keukuran semula.
Ketika ditarik dengan gaya sebesar B (sedikit diatas nilai A), maka bolt akan cenderung
kembali keukuran semula, namun tidak bisa sama dengan ukuran semula, dalam hal ini
akan sedikit memanjang. Ketika gaya sebesar C diberikan kepada bolt, maka bolt tidak
akan kembali keukuran semula. Dengan kata lain, ukuran bolt pasti memanjang. Titik A
pada grafik disebut elastic limit dan titik C disebut yield point.

Tightening Method

Jika sebuah pengikat (fastener) misal bolt
dikencangkan dengan benar, gaya yang
diberikan padanya oleh beban tidak akan
meregangkan pengikat (fastener) tersebut.
Beberapa metode pengencangan
(tightening methode) diuraikan pada tabel
dibawah.

You cannot copy content of this page